KALENDER IPB
February 2016
S M T W T F S
« Sep    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
2829  
IPB Badge

CERITA INSPIRASI

CERITA INSPIRASI
Nama : Ridhatulfahmi
NRP :C34100015
LASKAR 9

Kisahku ini berawal dari peristiwa yang tidak pernah kubayangkan sebelumnya…..
Namun dibalik semua peristiwa tersebut banyak hikmah yang dapat kuambil hingga aku bisa menjadi seperti sekarang ini.
Awal masuk SMP (Sekolah Menengah Pertama), aku telah menyadari bahwa wanita yang sudah baligh/dewasa wajib menutupi auratnya dengan baik dan rapi. Hanya saja aku belum berpikir jauh untuk mengenakannya dengan sepenuh hati dan itu baru berupa niat saja bukan tindakan yang sebenarnya justru harus aku lakukan sebab ketika itu ku pikir bahwa murid-murid SMP Negeri tidak banyak atau mungkin tidak ada yang mengenakan jilbab. Ketika itu yang ku tahu hanya sekolah pesantren sajalah yang siswinya mengenakan itu. Ku lihat di sekitar lingkungan ku, kakak-kakak ku telah mengenakan jilbab dan berhijab sejak mereka tamat sekolah dasar karena mereka melanjutkan sekolah ke pondok pesantren , sedangkan aku hanya sendiri saja yang melanjutkan sekolah ke SMP Negeri. Sempat sedih dan kecewa namun bagaimana lagi itulah yang harus aku hadapi karena saat itu keuangan keluargaku sedang tidak memungkinkan untuk membiayai sekolah ku jika aku malanjutkannya ke pondok pesantren. Itu memang sudah jalan takdir terbaik yang diberikan Allah SWT untukku.
Waktu berjalan selama dua tahun lamanya semenjak duduk di bangku SMP, selama itu pula aku selalu berpikir kapan aku bisa menunaikan kewajiban ku sebagai seorang muslimah yaitu menutup auratnya. Setiap aku melihat dan memperhatikan teman-teman sebaya ku yang mengenakan jilbab rasa keinginan yang kuat itu selalu muncul seketika. Tapi saat itu aku tidak bisa berbuat apa-apa karena ku pikir nanti saja aku melaksanakan niat tersebut ketika aku lulus SMP. Sebab sangat sayang sekali jika aku mengenakannya sekarang, itu berarti aku harus membeli pakaian seragam baru yang bisa menutupi seluruh auratku sedangkan waktu hanya tinggal setahun lagi untuk bisa tamat dari SMP. Sungguh pikiran yang sangat disayangkan.
Akhirnya tibalah masa kenaikan kelas. Alhamdulillah ketika itu aku lulus dan naik ke kelas 9. Tak disangka dan tak dapat kubayangkan sebelumnya bahwa ternyata seragam yang akan ku kenakan nanti sekolah menjadi sangat kecil juga sempit. Aku sangat bingung karena esok hari pertama masuk sekolah setelah menjalani liburan kenaikan kelas yang cukup lama. Mungkin karena itulah yang menyebabkan ukuran tubuhku menjadi lebih besar dari sebelumnya. Akhirnya saat itu juga kuputuskan untuk mengenakan pakaian muslimah esok hari ketika sekolah. Aku berpikir mungkin sudah saatnyalah aku harus berhijab sekarang. Lalu keesokan harinya aku mengenakan pakaian seragam putih panjang dan jilbab yang kupinjam dari salah satu kakak ku. Seadanya namun sangat nyaman.
Awalnya terasa asing karena lingkungan apalagi teman-temanku yang selalu bertanya-tanya akan perubahanku saat itu. Namun lambat laun mereka bisa mengerti dan menerima itu semua dengan baik. Mulai muncul perasaan senang, nyaman, percaya diri juga bebas bergerak setelah menjalani perubahan itu. Seakan menemukan oase di padang pasir yang begitu menyejukkan.
Setelah beberapa hari kemudian, ibu membelikanku baju seragam baru untuk dikenakan ke sekolah. Senang rasanya karena ibu begitu mempedulikan dan mendukung diriku. Ditambah lagi kesenangan hidayah yang datang yang selama ini selalu ku tunggu. Namun beberapa saat kemudian terbesit rasa sayang melihat baju tersebut sebab nantinya hanya akan kupakai setahun saja di sekolah tapi kemudian pikiran itu langsung ku buang jauh-jauh dan kembali kutekadkan niatku.
Setelah berjalan beberapa minggu, ternyata terdengar kabar bahwa sekolah mewajibkan seluruh siswa-siswinya mengenakan celana dan rok panjang. Puji syukur ya Allah semua yang ku raih tidak sia-sia, Allah memudahkan jalanku untuk menuju kebaikan. Aku tidak menyesal sedikit pun mengenakan jilbab ketika itu karena tentu sama saja memakai atau tidaknya jilbab saat itu tetap harus membeli dan wajib mengenakan rok panjang. Selama berjalannya waktu semakin terasa kemudahan dan keberkahan yang Allah berikan kepadaku. Keinginan ku yang tidak terlaksana di kelas 7 dan 8, Allah berikan semua di kelas 9. Aku disayang dan dikenal oleh guru sehingga menambah semangat ku untuk belajar, mendapat peringkat 1 dan 2, menjadi salah satu siswi pilihan sebagai perwakilan untuk mengikuti lomba matematika, disayang teman sampai keinginan ku untuk menjadi pengibar bendera ketika upacara pun juga terlaksana. Selain itu ada beberapa teman juga adik kelas ku yang juga memutuskan untuk berjilbab ketika itu. Sungguh sangat senang karena Allah memberikan karunia-Nya yang sangat baik di atas semua peristiwa itu.
Hingga aku lulus SMP dan memutuskan untuk melanjutkan sekolah ke MAN (Madrasah Aliyah Negeri) karunia dan keberkahan itu selalu ada dan terasa sampai akhirnya aku bisa melanjutkan kuliah ku di Institut Pertanian Bogor (IPB) tercinta ini. Itulah hikmah yang dapat menginspirasiku untuk selalu mengenakan hijab ini. Semoga Allah selalu menjaga hidayah ini dan kita bisa mempertahankannya dengan baik dan semoga Allah memberikan karunia serta kasih sayang-Nya kepada kita semua. Janganlah takut untuk mengambil keputusan yang bisa membawa kita kepada kebaikan untuk mencapai Ridho-Nya karena Allah bukan melihat hasilnya melainkan proses yang kita jalani dengan sepenuh hati.

Mencari Hidup Lebih Berarti

WALAUPUN HIDUP INI TAK SEINDAH SEPERTI APA YANG KITA BAYANGKAN namun janganlah kita berfikir bAhwa hidup ini tidAK adil tetapi laluilah hidup ini dengan semangat baru bukan meny

LANGKAHKAN KAKI DENGAN SEPENUH HATI